Mengawali rangkaian Tahbisan Uskup Keuskupan Surabaya, Selasa (21/01/2025), diadakan Ibadat Vesper Agung di Gereja Hati Kudus Yesus Katedral Surabaya. Vesper Agung, merupakan doa atau ibadat sore meriah dalam tradisi Katolik sebelum Misa Tahbisan Uskup sebagai wujud mengungkapkan syukur atas pemilihan Mgr. Agustinus Tri Budi Utomo sebagai Uskup Surabaya. Vesper dalam bahasa latin artinya “Petang”. Vesper Agung menandai dimulainya rangkaian perayaan Tahbisan Uskup melalui doa dan refleksi. Ibadat ini menandai waktu bagi Gereja untuk berkumpul dan berdoa untuk memohon berkat atas Uskup baru.
Vesper Agung diikuti oleh berbagai unsur di dalam Gereja, antara lain para uskup dari berbagai keuskupan, imam, religius, dan umat beriman. Vesper Agung dirayakan sebagai ibadat meriah dengan melibatkan koor yang megah, tata musik liturgi yang indah, dan tata perayaan yang mengikuti rubrik liturgi resmi Gereja.
Tiga hal penting Vesper Agung dalam rangkaian Tahbisan Uskup:
1. Pengakuan Iman. Sebagai guru iman utama di keuskupan, seorang Uskup yang akan ditahbiskan dipanggil untuk mengakui kebenaran iman yang diajarkan Gereja. Mgr. Agustinus Tri Budi Utomo akan menyatakan pengakuan iman (Credo/Aku Percaya) secara publik.
2. Sumpah kesetiaan terhadap Tahta Suci. Seorang Uskup yang akan ditahbiskan menyatakan sumpah kesetiaan terhadap Tahta Suci, menghormati Paus Gembala Tertinggi, berjanji untuk setia menjalankan tugas apostolik, dan menjaga kesatuan Gereja dan harta iman Gereja.
3. Pemberkatan Insignia. Di dalam Vesper Agung dilaksanakan pemberkatan terhadap tanda-tanda lahiriah yang dikenakan Mgr. Agustinus Tri Budi Utomo sebagai Uskup. Perlengkapan tersebut antara lain:
– Cincin: simbol ikatan kesetiaan dan persatuan dengan Gereja umat Allah sebagai mempelainya
– Mitra/mahkota: lambang kesucian yang bersinar
– Tongkat: ungkapan otoritas dan perlindungan pada domba-domba yang digembalakan
– Salib pectoral (kalung salib besar di dada): lambang Kristus sebagai pusat pelayanan, pengorbanan, dan kasih Vesper Agung akan dipimpin oleh Mgr. Christophorus Tri Harsono (Uskup Keuskupan Purwokerto). Ibadat ini dihadiri oleh sekitar 1.200 orang, antara lain para uskup dan imam baik dari Keuskupan Surabaya, maupun luar Keuskupan Surabaya, relasi dan keluarga Uskup baru, religius dan kongregasi), umat paroki dan undangan.

