Beranda Bisnis Tingkatkan Kualitas Pers, 65 Wartawan se-Jawa Timur Ikuti Uji Kompetensi di Surabaya

Tingkatkan Kualitas Pers, 65 Wartawan se-Jawa Timur Ikuti Uji Kompetensi di Surabaya

163
0

Surabaya, 29 September 2025 – Sebanyak 65 wartawan dari berbagai media di seluruh Jawa Timur mengikuti Pelatihan Jurnalistik dan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) yang digelar di Surabaya. Acara yang berlangsung mulai hari ini, Senin (29/9), hingga Kamis (2/10) mendatang ini merupakan hasil kerja sama antara Lembaga Pers Dr. Soetomo (LPDS) dengan dukungan dari SKK Migas wilayah Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara (Jabanusa).

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan profesionalisme, kualitas, dan martabat wartawan Indonesia, sekaligus sebagai upaya merawat kemerdekaan pers sesuai amanat Undang-Undang Pers dan peraturan Dewan Pers.

Seorang perwakilan panitia dari LPDS dalam wawancaranya menjelaskan, UKW adalah bagian penting dari ekosistem pers yang sehat.

“Uji kompetensi wartawan adalah bagian dari upaya kita semua, insan pers di Indonesia, untuk merawat kemerdekaan pers. Kami ingin mengembangkan pers yang berkualitas, dan salah satunya diwujudkan melalui uji kompetensi ini,” ujarnya, Senin (29/9/2025).

Acara ini dirancang dengan dua agenda utama. Hari pertama diisi dengan sesi pembekalan untuk menyegarkan kembali pengetahuan para peserta mengenai dasar-dasar jurnalistik. Materi yang diberikan antara lain mencakup Bahasa Indonesia, nilai berita (news value), Kode Etik Jurnalistik, teknik penulisan berita, feature, opini, hingga sesi motivasi bertajuk “Saya Wartawan Kompeten”.

“Hari pertama kami isi dengan pembekalan, hanya untuk menyegarkan teman-teman peserta mengenai apa saja yang akan diujikan. Ini adalah hal-hal yang sebenarnya sudah biasa mereka kerjakan di ruang redaksi masing-masing,” tambahnya.

Proses seleksi peserta dilakukan secara ketat. Menurut panitia, wartawan yang bisa mengikuti UKW harus berasal dari perusahaan pers yang telah terverifikasi oleh Dewan Pers atau minimal memiliki badan hukum yang jelas.

“Peserta harus melalui verifikasi perusahaan pers. Jika perusahaannya saja tidak memenuhi syarat, wartawannya tidak bisa ikut. Kami melaksanakan ini sesuai aturan yang berlaku,” tegasnya.

Pihak penyelenggara juga menyampaikan apresiasi tinggi kepada SKK Migas Jabanusa sebagai mitra dari sektor swasta yang menunjukkan kepedulian terhadap peningkatan kualitas jurnalisme di Indonesia.

Dengan diselenggarakannya kegiatan ini, harapan besarnya adalah para wartawan yang mengikutinya dapat menjadi lebih kompeten. “Harapannya, wartawan yang mengikuti kegiatan ini adalah mereka yang kompeten. Kalaupun belum (kompeten), ya tidak apa-apa, artinya harus belajar lagi, belajar, dan belajar,” tutupnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini